Connect with us

Jkt News

anies heran peluru nyasar ke gedung DPR

Published

on

anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa heran gedung DPR bisa terkena peluru nyasar dari Lapangan Tembak Senayan. Anies yang ternyata punya hobi menembak ini mengaku sering latihan di lapangan tersebut.

 

“Saya tuh berpengalaman menembak di situ. Jadi saya bisa tahu. Saya tuh heran kok bisa ya ke sana gitu. Gimana itu, karena saya berkali-kali menggunakan tempat itu,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10).

 

Ia mengatakan, jarak lokasi Lapangan Tembak Senayan dengan Gedung DPR cukup jauh. Sehingga, Anies tidak habis pikir pelurunya bisa sampai ke gedung itu.

 

“Saya suka menembak. Karena itu saya tahu persis kalau melesetnya jauh itu harus mengarahnya memang jauh benar gitu,” ujar Anies.

 

Meski begitu, Anies tidak mau terlalu berspekulasi mengenai insiden tembakan salah sasaran, termasuk juga senjata yang digunakan. Ia malah meminta bantuan bersama-sama mengukur untuk memastikan jarak dari Lapangan Tembak Senayan hingga ke Gedung DPR.

 

“Saya beri teman-teman pertanyaan berapa jauhkah jaraknya, seperti apa arahnya? Sehingga nanti ketika mengatur ini semua itu bukan karena sensasi, tapi karena memang bicara safety dalam arti yang sesungguhnya, praktik di lapangan seperti apa,” tutup Anies.

 

Anies sebelumnya memang pernah menyatakan hobinya yang suka menembak. Namun, hobi itu sudah jarang dilakukan lagi karena kesibukannya sebagai Gubernur DKI.

 

“Saya sendiri suka nembak, cuma sudah beberapa waktu ini karena kegiatan kampanye dan tugas di sini (Balai Kota) jadi jarang nembak,” ungkap Anies usai pertemuan dengan Perbakin DKI di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (13/3).

 

Hingga pemeriksaan hari ini, total ada 6 ruang kerja anggota DPR yang kena tembak, tepatnya di lantai 6, 9, 10, 13, 16, dan 20. Sementara jumlah proyektil yang ditemukan sebanyak lima butir berkaliber 9 mm.

 

Polisi juga telah menetapkan dua orang tersangka yang merupakan PNS Kemenhub yaitu IAW dan RMY. Menurut keterangan polisi, peluru berasal dari senjata yang sama, yakni Glock 17 yang ditembakkan pada Senin (15/10).

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

berita terhangat

%d bloggers like this: